Senin, 06 Desember 2021
image
01 MEI 2018

Berita

POTRET SISWA SMA NEGERI 8 BANDARLAMPUNG MENUJU SEKOLAH BERMARTABAT

Pendidikan merupakan aspek utama dalam suatu negara yang berguna untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam menghadapi zaman yang semakin maju dan berkembang. Di Indonesia sistem pemdidikan sudah cukup maju. Namun tidak diimbangi pemerataan mutu pendidikan  di setiap daerah. Oleh karena itu, terjadi suatu  kesenjangan antara pendidikan di daerah satu dengan daerah lainnya, Contohnya pendidikan di daerah perkotaan dinilai lebih maju dengan adanya fasilitas-fasilitas yang memadai daripada pendidikan di daerah nelayan, dengan mutu  pendidikan yang rendah dan fasilitas yang tersedia masih minim.


Karakteristik dan dinamika yang khas pada masyarakat nelayan terlihat dari kemiskinan dan ketertinggalan mereka. Realitas ini dapat dilihat dari berapa hal, tingkat pendidikan formal yang rendah, tingkat pendapatan yang minim, sehingga menimbulkan kesadaran yang rendah tentang pentingnya pendidikan, padahal pendidkan yang ditempuh seseorang memiliki banyak manfaat, Mendidik anak-anak di daerah nelayan merupakan tantangan khusus. Sebenarnya. Jika tidak direkayasa, angka kegagalan yang ada terbilang sangat tinggi yang diakibatkan oleh berbagai sebab.


 Guru-guru yang ditugaskan di daerah nelayan harus melandaskan segalanya dengan hati  dan tenaga yang melayani siswa dengan strategi pembelajaran yang peka dan peduli. Guru harus menghargai anak didik tidak terpengaruh oleh tampilan fisik dan indikator-indikator yang diwaranai oleh bias perkotaan seperti mata pencaharian orang tua, tingkat pendapatan. Kemiskinan, tingkat penguasaan bahasa, logat, dan cara berpakaian. Lupakan semua itu, Kunci keberhasilan pendidkan adalah keyakinan guru, Suatu keyakinan bahwa segala yang dilakukan guru akan membawa perubahan dan anak didiknya akan menjadi lebih baik melalui proses yang benar, membuka wawasan anak didik agar ada transformasi nilai-nilai menuju kehidupan yang lebih baik.


Sejarah singkat,  menelusuri SMA Negeri 8 Bandar lampung yang berada di daerah nelayan. Sekitar tahun 1949 di kecamatan Telukbetung Selatan dibangun Gedung Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Cina, sebagaian besar siswa pada sekolah tersebut adalah orang Tionghoa. Pada tahun 1966 sebagaian gedung SMP Cina tersebut diambil alih oleh Universitas Lampung (UNILA), filial Universitas Sriwijaya (Unsri) dan sebagian lagi ditempati oleh SMA Negeri Telukbetung Filial SMA Negeri 1 Tanjungkarang.

Tahun 1979 SMA Negeri 1 Telukbetung pindah kelokasi baru, yaitu di Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo Kecamatan Telukbetung Utara. Bulan Juni 1983 gedung yang ditempati Universitas Lampung diserahkan kepada SMA Persiapan Negeri 2 Telukbetung dengan SK Gubernur  No : AL/100/477/Bappeda/1/ 1983, tahun pertama berdirinya SMA Persiapan Negeri 2 Telukbetung. Pada tanggal 7 Maret 1997 SMA Negeri 2 Telukbetung berubah menjadi SMA Negeri 8 Bandar Lampung yang terletak di Jalan Laks. Malahayati Kecamatan Telukbetung Selatan.

Bagaimana rencana strategi SMA Negeri 8 Bandar Lampung menghadapi ketertinggalan menuju sekolah yang bermartabat? Berbagai program kegiatan yang direncanakan dan yang sudah dilaksanakan salah satunya melalui Rohis SMA N 8. Kerjasama yang baik antara guru,  alumni dan siswa menumbuhkan suasana yang relegius di lokasi sekolah. Penggunaan busana muslimah siswa putri 95 %. Pembelajaran dimulai dengan tadarus diikuti oleh guru dan siswa. Sholat jumat berjamaah dengan khotib guru, pengajian guru dan siswa setiap  jumat terakhir. Perayaan hari-hari besar agama Islam, pelaksanaan kurban, penggalangan dana bagi kurban bencana baik di sekitar sekolah maupun di luar daerah, dan keikutsertaan siswa dalam relawan bencana di Lombok

Beberapa prestasi  Ekstrakulikuler yang diraih siswa siswi SMAN 8 Bandar Lampung diantaranya :Sanggar Bahasa dan Sastra SMA N 8 tahun 2017 memenangkan juara I lomba teater Islam tingkat Provinsi Lampung.Ekstrakulikuler Sepak takraw yang diambil dari masyarakat nelayan dan diminati siswa SMA N 8 bandarlampung banyak memiliki prestasi. Tahun 2015, siswa SMA N 8 pernah mewakili provinsi Lampung kejuaraan takraw POPNAS di Jawa Barat.                      Juara I kejurnas di Gorontalo meraih medali perak,  Sebelumnya pada tahun 2016 Juara II Kejurnas di PPLP Jawa Tengah. 2017 Juara I PORPOV Lampung. Delapan besar di kejuaraan PON pada tahun 2016 di Bandung. Keikutsertaan siswa SMAN 8 Bandarlampung, dalam kegiatan ektrakulikuler Karate atas nama Abriani Dewi Oktavia, yang meraih Juara I  se Sumbagsel 2017, Juara II Inkanas Open di Jakarta 2017 dan Juara II PORPROV Lampung 2017. Ekstakulikuler pramuka pada tahun 2018 mengirimkan siswa dalam PLANTARA 8 di Nusa Tenggara Barat.Sebelumnya pada tahun 2017 juara II pada Gipresmetri di STKIP BandarLampung.  Ekstrakulikuler PMR, pada tahun 2017 menjadi juara favorit di SMK Farmasi piala bergilir Bapak Gubernur, sebelumnya pada tahun 2015 menjadi juara umum Tk Provinsi dan memperoleh piala gubernur.

Selain bidang non akademis, SMA Negeri 8 BandarLampung juga meningkatkan ektrakulikuler bidang akademis.Prestasi yagng telah diperoleh adalah  KIR (Karya Ilmiah Remaja) Juara I dalam Lomba Karya Ilmiah di UNILA Lampung. English Club Juara I Specch Contest se Sumbagsel di UNILA tahun 2014, Juara I Story Telling di SMA Immanuel Bandarlampung pada tahun 2015, Juara I News Casting di SMA Immanuel Bandarlampung pada tahun 2015, ditahun berikutnya Finalis Lomba News Casting di Tunas Mekar Bandarlampung.

Sejak berdirinya SMAN 8 Bandar Lampung sampaikan dengan sekarang sudah dipimpin oleh 10 orang kepala sekolah dan saat ini dipimpin oleh DraHj.Zusmizawati,MM





Kategori Publikasi

PERSYARATAN DAFTAR ULANG PPDB SMA NEGERI 8 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2021/2022

LINK DAFTAR ULANGKlik

Selengkapnya